Spotify Masuk Indonesia! #WaktunyaSpotify

Penggemar musik tanah air sudah tidak asing lagi dengan layanan streaming musik. Sudah banyak sekali dari zaman dahulu, sebut saja MixRadio, Last.fm, atau yang baru-baru ini banyak sekali digunakan di Indonesia seperti Joox, Deezer dan Apple Music. Sekarang, ada 1 lagi pendatang di Indonesia, Spotify!

Spotify resmi masuk di Indonesia pada tanggal 30 Maret 2016 lalu. Meski begitu, saat pagi sampai siang app ini masih terlihat hanya ada di Google Play Store saja. Di App Store sendiri baru muncul pada saat siang menjelang sore, entah apa yang menjadi kendalanya. Saya sendiri sudah memakai layanan ini cukup lama, sekitar 1.5 tahun. “Lho, kan baru masuk Indonesia sekarang?”. Iya, dulu pakai akun region US untuk download di App Store, dan pakai Apkmirror untuk di Android. Oh iya, untuk kamu yang belum memakai layanan Spotify sebelumnya, berikut review singkat saya mengenai Spotify.

Tampilan

Halaman Browse. Di mana kamu bisa nyariin lagu sesuai kemauan kamu. Bisa berdasarkan Charts, New Releases, ataupun sesuai Moods & Genre.
Ini merupakan pilihan playlist berdasarkan Genres & Moods. Menurut pengalaman sih, playlistnya bagus-bagus di genre manapun. Piihan playlistnya pun banyak, baik hasil kurasi Spotify ataupun user yang terpilih.
Jika kamu malas mencari Playlist, langsung saja ke kolom Radio! Di sini km bisa pilih Artist Radio (yang hanya akan memutar lagu-lagu dari artist yg kamu pilih), atau berdasarkan Genre.
Kamu bisa menemukan playlist yang kamu subscribe atau yang sudah kamu offline-kan di kolom Your Music -> Playlist.
Tampilan Music Player

Spotify Premium

Perbedaannya dengan yang gratis apa, sih?

Dengan berlangganan premium, kamu bisa memutar lagu secara offline tanpa harus streaming setiap saat dengan cara offline-in semua lagu yang sering kamu putar. Saya sih biasanya selalu offline-in playlist yang sering saya putar, biar kalo lagi di jalan, tinggal buka saja playlistnya, dan langsung terputar deh. Tidak masalah jika melewati area dengan sinyal tidak bersahabat.

Selain itu, dengan premium kamu juga bisa skip lagu yang tidak kamu sukai sebanyak-banyaknya, serta bebas dari ads. Jika kamu memakai Spotify di handphone kamu, dengan premium kamu bisa langsung memainkan lagu yang ingin kamu dengarkan secara spesifik. Dengan layanan gratis, kamu hanya bisa memutar album ataupun playlist secara shuffle/acak. Harus nunggu sampe jatuh ke lagu yang kamu mau, deh.

“Kalo mau langganan premium, bayar per bulannya berapa, sih?”

Untuk Individual, biaya langganannya hanya Rp 50.000,00 saja per bulan. Dibandingkan layanan streaming lainnya, pilihan pembayaran Spotify Indonesia cukup banyak. Bisa melalui Kartu Kredit, Transfer antar Bank, Internet Banking (Mandiri Clickpay), Alfamart, dan banyak lagi.

Jika kamu ingin lebih murah, bisa berlangganan beramai-ramai dengan teman-temanmu memakai Family Plan yang bisa kamu akses di sini: https://www.spotify.com/id/family/. Saya sendiri memakai paket ini dengan 3 orang teman saya, dengan total biaya per bulan sebesar Rp 125.000,00. Sehingga jika dibagi orang 4, satu orangnya hanya sekitar Rp 31.000,00 saja. Murah sekali. Oh ya, ada banyak sekali lho pilihan Family Plan-nya. Dari mulai berdua, sampai berlima.

Sayangnya, untuk Family Plan pilihan pembayarannya hanya memakai Kartu Kredit saja. Jadi, siap-siap nebeng temanmu yang punya Kartu Kredit ya!

Spotify x Indosat Ooredoo

Untuk kamu yang memakai Indosat Ooredoo, kamu berkesempatan untuk mendapatkan penawaran spesial dari Indosat. Syaratnya sih harus memakai layanan Freedom Combo dari Indosat. Jika memakai paket M&L, kamu mendapatkan potongan 10rb rupiah untuk berlangganan premium (menjadi hanya Rp 40.000,00), atau jika dengan langganan paket XL dan XXL kamu mendapatkan potongan 50% menjadi hanya Rp 25.000,00 saja.

Dan itu sudah termasuk bonus kuota khusus untuk streaming Spotify, sehingga tidak memakai kuota utama untuk memakai layanan Spotify. Info lengkapnya langsung main ke websitenya saja ya https://indosatooredoo.com/id/personal/freedommusic

Haruskah pakai Spotify Premium?

Jika kamu merupakan orang yang:

  • Lebih sering memakai Spotify di laptop ataupun tablet
  • Tidak masalah mendengarkan ads 30 detik tiap 3-5 lagu
  • Hanya bisa skip lagu di playlist beberapa kali saja
  • Nggak masalah jika harus streaming setiap waktu karena punya kuota banyak

Maka tidak masalah jika kamu tidak berlangganan premium. Saya sendiri saat memakai iPad Mini, tidak pernah berlangganan Spotify dan enjoy-enjoy aja.

Spotify, Deezer, Joox, Apple Music. Pilih yang mana?

Jika membahas mengenai layanan streaming musik, maka yang pertama kali perlu diamati adalah kelengkapan librarynya. Dari semua layanan di atas yang pernah saya pakai, yang paling lengkap dan paling update adalah Apple Music dan Spotify. Jadi mulai dari sini, saya sudah bisa menyingkirkan Deezer dan Joox dari rekomendasi saya.

Selanjutnya, mari kita bahas mengenai harga langganan. Spotify bisa dinikmati secara gratis, sedangkan Apple Music tidak. Selain itu, Spotify juga memiliki harga berlangganan yang lebih murah dibandingkan Apple Music. Spotify Rp 50.000, Apple Music Rp 69.000.

Yang menurut saya poin paling penting dari Spotify dibandingkan layanan musik lain seperti Apple Music adalah playlistnya. Spotify memiliki pilihan playlist yang sangat banyaaaaaaaaaaaak sekali, dan menurut saya sangat berkualitas dan ramah didengarkan. Ramah didengarkan ini maksudnya lagu-lagu di playlist Spotify ini pasti sering kita dengarkan di mana-mana, artinya lagu-lagunya lebih dikenal banyak orang. Sedangkan Apple Music, banyak sekali memasukkan lagu-lagu Indie US yang saya seringkali tidak tahu, dan tidak sesuai mood ataupun genre saya. Ujung-ujungnya sering skip.

Jadi, menurut preferensi saya berdasarkan poin-poin di atas, Spotify unggul dari layanan streaming musik lainnya. Jika kamu mempunyai pendapat lain mengenai penilaian ini, tulis-tulis di kolom komentar, ya!


Sincerely,

sig

Iyori Kharisma

Related Posts...

5 Comments

Leave a Reply