How Sheraton Hotel Surabaya Save The Earth

Save The Earth?”, mungkin itu pertanyaan yang muncul saat membaca judul tulisan ini. Namun sebelum kalian berpikiran lebih jauh tentang konsep “Hotel Sheraton Surabaya menyelamatkan Bumi” ini, Sheraton bukan hotel yang ternyata di balik bisnisnya adalah sebuah organisasi mata-mata independen yang menyelamatkan dunia dari kejahatan dengan memilih dan melatih agen-agen terbaik layaknya film “Kingsman: The Secret Service”, kok. Ataupun juga menghancurkan meteor yang akan menghantam Bumi. Namun, aksi-aksi yang dilakukan oleh Sheraton Hotel Surabaya tidak jauh lebih penting dari 2 hal tadi dalam tujuan menyelamatkan Bumi tercinta ini. Contohnya saja, Sheraton telah mengikuti Earth Hour mulai tahun 2009-sekarang, ataupun juga merayakan Earth Day dengan bersepeda dan menanam pohon.

Green is better when shared“, inilah yang memotivasi Sheraton Hotel Surabaya untuk mengundang rekan-rekan Blogger di Surabaya pada acara #BloggerGathering dengan tema “Memilih Ramah Lingkungan Bersama Sheraton Surabaya Hotel & Towers” pada Sabtu (14/3/2015) kemarin. Acara ini dimulai pada pukul 9 pagi dan dibuka oleh Mbak Etty, yang bertugas memandu jalannya #BloggerGathering ini. Tujuan acara ini adalah menjelaskan apa saja, sih, kontribusi Sheraton Hotel Surabaya dalam menjaga Bumi tercinta ini. Pada awalnya saya kira yang dilakukan Sheraton sama dengan yang dilakukan hotel lainnya, namun ternyata sudah beberapa langkah lebih maju daripada hotel kebanyakan. Memang apa aja sih yang dilakukan? Stay tune. *lalu muncul iklan* #LahDikirainAcaraTelevisi #Maap

DSC_0110

Mbak Etty dan Ibu Theresia W.

Acara lalu berlanjut dengan sambutan dari beberapa pasukan Sheraton Hotel Surabaya, termasuk Mr. Renaud Mahe (Director F&B) dan Ibu Theresia Wibowo (Director Sales & Marketing). Setelah sambutan, masuklah kita ke acara utama yaitu presentasi oleh Bpk. Noviadi Suryadarma (Director Operational Excellence) tentang Perjalanan Menuju Hijau.

DSC_0117

Presentasi dari Bpk. Noviadi Suryadarma

Di presentasi ini dijelaskan bahwa Sheraton dengan pemasok serta mitra usahanya akan secara aktif bekerja untuk mengurangi dampak lingkungan dalam kegiatan usaha dan terus melakukan peningkatan dan berinovasi pada praktek-praktek yang bertujuan: melestarikan sumber daya alam, meminimalkan limbah, meningkatkan kualitas lingkungan ruangan, menetapkan dan melaporkan indicator-indikator utama kinerja lingkungan serta meningkatkan kesadaran lingkungan hidup bagi karyawan, tamu dan komunitas. Sungguh mulia sekali. *tepuk tangan*

Sheraton Hotel Surabaya dalam komitmennya dalam perjalanan menuju hijau menggunakan pendekatan keberlanjutan lingkungan, yang terdiri dari:

  • Reduce The Enviromental Impact of Our Business
  • Develop Sustainable Products and Services to Meet Customer Needs
  • Create Company Culture Committed to Sustainibility

Mari kita bahas satu-satu!

*tarik nafas dalam-dalam*

Reduce The Enviromental Impact of Our Business

Tujuan dan sasaran dari pengurangan dampak lingkungan dari Sheraton Hotel Surabaya biasa disebut 30/20 by 20, yang mempunyai tujuan dan sasaran jangka panjang 30% pengurangan energy & 20% pengurangan air per jumlah kamar di tahun 2010, dan juga tujuan dan sasaran untuk tahun 2015 3% pengurangan energy dan 3% pengurangan air per jumlah kamar. Energi yang dimaksud di sini adalah listrik, chilled water (Sheraton menggunakan Chilled Water sebagai pendingin ruangan) dan gas. Hal-hal yang dilakukan antara lain:

A. Konservasi

Kampanye konservasi energi. Dilakukan dengan menempelkan poster-poster di ruang kerja, menaikkan standar suhu AC, sticker “Matikan lampu jika tidak digunakan”, mematikan lampu yang tidak perlu di seluruh bagian hotel, dan membuat record harian tentang pemakaian energi sehingga dapat tracking pemakaian.

Progress konservasi energi ini cukup baik, karena pada 2009 konsumsi energi sebesar 138.108 kBtu per jumlah kamar, dan pada tahun 2014 turun hingga 125.386 kBtu per jumlah kamar. Penurunan ini sudah mencapai angka 9.2% dari baseline dan diperkirakan pada 2018 mencapai 30%.

Selain menggunakan air PDAM, Sheraton Hotel Surabaya juga melakukan daur ulang terhadap air limbah mereka. Daur ulang yang dilakukan sangat baik, sehingga kualitas air hotel terjamin. Bahkan dalam perkembangannya, diharapkan proses daur ulang ini dapat menghasilkan kualitas yang lebih baik dari air yang disupply oleh PDAM, yaitu air siap minum. Presentase penggunaan air di hotel adalah 32% air daur ulang dan 68% air PDAM (Data tahun 2014).

Progress konservasi air cukup baik. Pada tahun 2009 konsumsi air mencapai 676 ,3 per jumlah kamar, dan pada tahun 2014 tercapai 595 m3 per jumlah kamar atau penurunan sebesar 12% dan diharapkan di tahun 2015 mencapai 20%. Selain itu, Sheraton juga berhasil melakukan penurunan emisi CO2 sebesar 20% pada tahun 2014.

B. Bahan Non CFC

Untuk penggunaan bahan Non CFC, Sheraton telah menggunakan 99% refrigerant berbahan non HCFC dan ditargetkan pada 2015 akan bebas HCFC.

C. Food & Beverages

Sheraton Hotel Surabaya menjalankan kebijakan F&B yang ramah lingkungan di mana memprioritaskan pembelian produk supplier lokal, dan tidak menggunakan bahan makanan seperti hewan-hewan yang dilindungi seperti Ikan Paus dan Sirip Ikan Hiu. Meski tidak mudah, karena Sirip Ikan Hiu merupakan menu favorit, namun Sheraton Hotel Surabaya tetap menjalankan kebijakan ini dan menawarkan menu lain yang tidak kalah menarik serta enak untuk para customer.

D. Manajemen Limbah

Sheraton Hotel Surabaya mengimplementasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Ada 5 jenis tempat sampah di hotel ini, agar pemilahan sampah berjalan baik. Jenis tempat sampahnya:

  1. Sampah berwarna Silver, untuk barang pecah belah.
  2. Sampah berwarna Kuning, untuk kardus dan kertas-kertas kering.
  3. Sampah berwarna Biru, untuk botol plastik.
  4. Sampah berwarna Hijau, untuk sampah dapur dan organik.
  5. Sampah berwarna Merah, untuk sampah berbahaya dan beracun.

Sheraton juga memiliki TPS limbah B3 yang berizin dari BLH Surabaya. Semua limbah B3 yang masuk dicatat dan dilaporkan secara rutin kepada kementrian lingkungan hidup, BLH Kota Surabaya dan BLH Jawa Timur. Limbah B3 ini setiap bulannya diangkut oleh perusahaan pengolahan limbah yang telah memiliki izin yaitu PPLI.

Selain hal-hal di atas, Sheraton Hotel Surabaya juga tidak menggunakan cutting plant tetapi memakai kaktus sebagai tanaman penghias di seluruh bagian hotel. Sheraton juga mengganti penggunaan poster dengan e-poster.

DSC_0190

DSC_0174

Develop Sustainable Products and Services to Meet Customer Needs

Sheraton Hotel Surabaya menawarkan produk dan layanan yang ramah lingkungan, namun tetap dapat melayani kebutuhan customer secara optimal. 2 produk dan layanannya adalah:

1. Make a Green Choice (MAGC)

Ada 3 layanan kamar yang ada pada Sheraton Hotel Surabaya, yaitu Standard ABC, Green, dan Make A Green Choice. Standard ABC adalah layanan kamar yang dilakukan hotel pada umumnya, yaitu mengganti linen dan handuk, serta pembersihan kamar dan kamar mandi secara menyeluruh. Green hampir sama dengan Standard ABC, namun customer dapat memilih apakah akan mengganti handuk/linen atau tidak. Terdapat kartu green card yang diletakkan pada kasur di tiap kamar Sheraton. Apabila pada saat house keeping masuk kartu green card tersebut terdapat di atas kasur, maka petugas akan mengganti linen/handuk yang ada pada kamar tersebut. Namun jika tidak ada, maka petugas house keeping tidak akan mengganti linen dan handuk yang ada pada kamar itu, namun tetap melakukan penataan kasur dan pembersihan lain seperti layanan Standard ABC.

DSC_0175

Green Card

Namun ada program baru yang merupakan perkembangan dari Green yaitu Make A Green Choice (MAGC). Program ini bersifat “No water, No chemical, Less electricity”. Less electricity karena tidak mungkin tidak memakai listrik pada saat pembersihan, karena masih membutuhkan lampu. Beda MAGC dengan Green yaitu pada program MAGC, linen dan handuk tidak diganti serta kamar tidak divakum. Kamar mandi juga tidak akan dibersihkan secara menyeluruh sehingga no chemical. Setiap customer yang akan menginap, akan ditawari untuk mengikuti program ini pada saat Check-in. Customer yang mengikuti program akan mendapatkan reward berupa poin SPG (Starwood’s Preferred Guest) sebanyak maksimal 250 point/hari. Namun, sesuai kebijakan, program MAGC hanya dapat diikuti maksimal 3 malam, dan pada hari ke-4 akan dilakukan pembersihan standart supaya kehigienisan kamar serta standar kebersihan hotel tetap terjaga. SPG point ini dapat ditukar dengan vocer menginap, lho. Lumayan, kan? Hehehe.:3

DSC_0173

Bagian Reservasi Menawarkan Program MAGC Pada Saat Check-In

Nah, tag di atas ini nanti akan ditempel di pintu agar petugas house keeping mengerti bahwa kamar tersebut mengikuti program MAGC, serta mengingatkan customer bahwa mereka sedang menjalani program MAGC.

2. Sustainable Meeting Practice

Selain untuk menginap, Sheraton Hotel Surabaya juga merupakan tempat yang ideal untuk mengadakan meeting. Untuk meeting sendiri Sheraton memiliki program bernama Sustainable Meeting Practice (SMP) yang bertujuan untuk mengurangi dampak dari penyelenggaraan pertemuan (meeting) terhadap lingkungan. Jadi, customer tetap dapat melakukan proses meeting dengan optimal namun dengan dampak lingkungan yang minimal.

Pada program ini, meja tidak akan dilapisi dengan linen dan kursi juga tidak akan dilapisi oleh cover. Namun jangan salah, meja dan kursinya bagus dan juga multifungsi, lho. Contohnya saja kursinya. Di bagian belakang kursi terdapat handle sehingga dapat dijadikan tempat untuk blazer/suit, dan juga pada bagian bawah kursi terdapat tempat untuk laptop. Yang jelas sih nggak ada tempat buat popcorn ya karena bukan kursi bioskop. #yaiyalah *disiram air limbah*

DSC_0161

DSC_0162

DSC_0163

Selain itu, meeting package juga tidak disediakan di meja namun di bagian belakang ruang meeting. Ini dilakukan untuk mengurangi penggunaan meeting package yang tidak penting. Seperti ada yang memakai notes dan pulpen hanya untuk mencoret-coret karena bosan.

DSC_0157

Oh, iya. Program ini merupakan pilihan bagi customer, sehingga customer tidak dipaksakan untuk memilih program ini jika ingin mendapatkan meeting, alias masih dapat memilih paket meeting yang standar, ataupun juga kombinasi yaitu setengah standar setengah SMP.

Penghargaan Yang Diterima

Beberapa penghargaan yang diterima oleh Sheraton adalah:

  • Green Building Awareness Award (GBAA) dari Pemkot Surabaya
  • Penghargaan Program Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Peringkat Biru)
  • Certified as Eco Hotel by TUV Rheinland

—-

Setelah presentasi dari Bpk. Noviadi, acara dilanjutkan dengan sedikit pesan dan kesan dari Mas Gilang, yang saya kenal dengan nama lainnya yaitu Mas Polenk. Mas Gilang ini sendiri merupakan penggagas Earth Hour Surabaya pada tahun 2011 lalu.

DSC_0145

Mas Gilang bercerita bahwa pada saat tahun 2011 masih belum banyak instansi yang mengerti tentang konsep Earth Hour, namun ia kaget pada saat Sheraton Hotel menghubungi ingin turun tangan dalam project Earth Hour dan ternyata sudah mengerti banyak tentang kegiatan Earth Hour. Akhirnya sejak saat itu, Sheraton Hotel Surabaya menjadi partner Earth Hour Surabaya hingga sekarang. Pada akhir presentasinya, Mas Gilang mengatakan sesuatu tentang Earth Hour, yaitu “Bukankah dengan merasakan gelap, maka kita baru bisa rasakan indahnya terang?”. Buset, Mas Gilang. Ini kata-katanya bijak sekali. Ini kayak judul bukunya R.A. Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Ya memang nggak nyambung, sih, tapi ya sudah lah. #SaveYori #YoriMemangBegini #YoriJanganDiapaapain #DimenanginAjaLombanya

Acara dilanjutkan dengan menunjukkan ruang meeting dengan standar SMP serta melihat salah satu kamar di Sheraton Hotel Surabaya. Saya dan rombongan juga diajak untuk melihat-lihat Club Lounge yang berada di lantai 25. Tempatnya bagusssssssssssss banget. Cocok buat ngopi-ngopi atau ngeteh cantik di siang hari.

DSC_0184

DSC_0185

Snacknya menggiurkan, ya….

Setelah mampir ke Club Lounge, kami akhirnya melanjutkan acara ke acara terakhir, dan juga yang paling saya tunggu-tunggu, yaitu…. makan siang di Kafe Bromo. MUAHAHAHA, makan mulu pikirannya. Eh iya, Kafe Bromo ini adalah restaurant buffet untuk lunch dan dinner. Hidangan yang disajikan? LENGKAP. Mulai dari main dish, sampai ke dessertnya enak semua.

DSC_0191

Pertama masuk langsung disambut buah-buahan

DSC_0205

ADA SUSHI!! ~~o/

DSC_0207

…tapi akhirnya makan ini

DSC_0209

Ditutup dengan ini. :3

Nah, untuk kalian yang ingin nyobain hidangan di Kafe Bromo, Sheraton ada deal menarik nih. Pada tanggal 28 Maret 2015 besok, dalam rangka Earth Hour mulai jam 8:30 PM hingga 9:30 PM, ada diskon 50% untuk dinner di Kafe Bromo dan dining place Sheraton lainnya. Pengunjung akan menikmatispecial candle light dinner dan juga Earth Hour ceremony di Lobby, upacara pemadaman lampu dan juga performance dari Sanggar Alang-Alang. Untuk reserve bisa ke sini, ya: KLIK

11050827_857781824261033_9196921881301392917_n

Terima kasih Sheraton Hotel Surabaya atas acara #BloggerGathering-nya, seru banget. Semoga sustainability pada Sheraton Hotel Surabaya terus berlanjut dan 30/20 by 20-nya dapat sukses.

LET’S SAVE THE EARTH!

Sincerely,

sig

Iyori Kharisma

Related Posts...

Leave a Reply