Trik Membuat Website Murah

“Eh gila, keren banget ya si A punya website pake domain namasiA.com”
“Anjaaaaaaay,  canggih bener emailnya pake email@namasiA.com”

Ya mungkin kehebohan di atas masih banyak terjadi di sekitar kalian. Penulisnya taek banget emang, dari awal udah sok tau begini. Tp true story, nih, sampai sekarang masih banyak yang bertanya-tanya, gimana sih caranya bikin website dengan domain pribadi. Atau, terkadang ada yang berhenti bertanya-tanya karena takut bermasalah dengan budget, atau dengan bahasa kampungnya, masalah duit. Hari ini saya bakalan menceritakan proses untuk membuat website, dan perkiraan biaya yang akan kalian keluarkan. Sesuai dengan judul, saya akan mencoba mencari layanan terbaik dengan harga yang paling murah!

Untuk membuat website, ada 2 hal yang harus dipersiapkan, yaitu: Domain dan Hosting. Keduanya sangatlah crucial. Pilih hati-hati dari awal, karena akan mempengaruhi tagihan di tahun-tahun berikutnya.

Domain

Andaikan di kehidupan pribadi, domain ini adalah alamat rumah. Contohnya: iyorikharisma.com, facebook.com, google.com, dsb. Nah, untuk masalah domain ini saya sarankan jangan memakai domain gratisan. Kenapa? Karena kebanyakan domain gratisan memiliki akhiran yang jelek dan terkadang sering bermasalah. Contoh domain gratisan ada .co.cc, .tk, dsb. Kalian bisa search di google jika memang berminat.

Kita dapat membeli domain di beberapa website seperti godaddy, namecheap, rumahhosting, masterweb (MWN), qwords, dll. Banyak sekali website yang menawarkan dengan harga miring, namun kita sebagai pembeli harus menghitung untuk 2-5 tahun ke depan, tidak hanya 1-2 tahun saja.

Contohnya, godaddy sering kali memberikan tawaran menggiurkan yaitu domain hanya $0.99 saja pada tahun pertama, namun tahun-tahun berikutnya $14.99. Jika ditotal, maka pengeluaran 3 tahun pertama sebanyak… *ambil kalkulator* …yak, $30.97. Jika dikali dengan kurs Indonesia saat ini (dengan anggapan $1 = Rp 12.000), menjadi Rp 371.640. Di Indonesia, kebanyakan perusahaan (rumahhosting, qwords) menjual domain dengan harga per tahunnya Rp 120.000, tanpa diskon di tahun pertama. Dengan harga ini saja mereka masih lebih murah daripada godaddy, sehingga kita harus lebih jeli dalam memilih.

Untuk domain, yang paling saya sarankan adalah Master Web Network (MWN). Kemarin saya berhasil mendapatkan deal domain dengan harga Rp 94.000 (harga bersih, sudah termasuk pajak), dengan biaya perpanjangan untuk tahun berikutnya Rp 108.900 (harga bersih, sudah termasuk pajak). Maka pengeluaran 3 tahun pertama sebesar Rp 311.800. Jauh lebih murah daripada yang lain.

Hosting

Jika domain adalah alamat rumah, maka hosting ini adalah rumahnya. Yang paling penting diperhatikan dalam memilih hosting yang paling penting adalah Harga, Letak, Besar. Membandingkan hosting tidak dapat hanya melihat harga saja, namun juga besar hosting serta letak server hostingnya. Usahakan memiliki server hosting Indonesia, agar dapat lebih cepat diakses oleh pembaca di dalam negeri. Tetapi jika kalian memilih segmen luar negeri, maka lebih disarankan memilih server hosting luar (kebanyakan masih US).

Penyedia layanan hosting yang paling murah dan bagus yang pernah saya pakai adalah Qwords. Dengan harga Rp 66.000 per tahun  (termasuk pajak), kalian mendapatkan space 200MB, bandwith unmetered, 2 subdomain, 2 email account, dan cPanel! Sangat cukup bagi kalian yang ingin mempunyai website pribadi yang simpel. Kalau ukuran bisnis online, sih, memang masih sangat kurang.

Haruskah pakai hosting yang berbayar jika banyak yang gratis? Menurut saya, harus! Hosting gratis seringkali membatasi user dalam banyak hal seperti adanya size limit (ada batasan besar file yg dapat digunakan, meskipun space yang diberikan besar), ada beberapa bahasa pemrograman yang tidak didukung, seringkali lambat diakses dan server sering trouble. Tetapi jika kalian senang hidup dalam serba keterbatasan, alias yang penting website hidup, ya nggakpapa.

Kesimpulan

Untuk kalian yang ingin membuat website dengan budget terbatas, belilah domain dan hosting di tempat berbeda. Belilah domain terlebih dahulu di Master Web Network, kemudian beli hosting di Qwords (pemesanan hosting membutuhkan domain). Nanti tinggal mengarahkan domain ke nameserver hosting. Dengan kombinasi MWN + Qwords, pengeluaran per tahun untuk website yaitu sebesar Rp 160.000, sudah termasuk pajak.

Jadi, kapan nih membuat website pribadi?

NB:

1. Pertanyaan lebih lanjut dapat ditanyakan melalui email di profil ataupun di kolom komentar
2. Harga yang disebutkan di atas sesuai dengan harga yang tertera di website masing-masing saat tulisan ini ditulis, yaitu tanggal 30 Januari 2015

Ilustrasi source:
http://s3.amazonaws.com/digitaltrends-uploads-prod/2012/12/domain-name-registrars1.jpg
http://www.tripleiwebsolutions.com/files/1213/1499/3159/hosting.jpg

Sincerely,

sig

Iyori Kharisma

Related Posts...

4 Comments

    1. Huahahahaha belum ada nih, Rat. Sampe sekarang masih kedua itu yg paling oke. Namun sekarang Qwords sering promo kok, sekarang langganan hosting doang tahun pertama lgsg dapet free domain com. Subscribe milis Qwords aja biar dapet info diskonan.

Leave a Reply