Tak Sempat Menyeduh Kopi? Drivethru Saja Di Starbucks Rest Area KM 26

Hari ini (22/11) saya berkesempatan untuk mengunjungi toko baru dari Starbucks di Rest Area KM 26 Tol Sidoarjo. Saya tertarik saat diajak teman saya yang merupakan salah satu blogger terkenal Surabaya, Mbak Yuni, karena memang sudah lama saya menjadi penikmat franchise coffeehouse asal Amerika ini. Dari dulu hingga sekarang, Starbucks memang dapat dibilang merajai franchise coffeehouse di Indonesia. Buktinya saja, sepupu-sepupu saya yang masih sekolah ataupun orang tua selalu menebak “Starbucks” sebagai tujuan saya, setiap kali saya pamit mau ngopi bersama teman-teman.

Sebelum ke store di Rest Area KM 26, kami — saya dan undangan lainnya — berkumpul terlebih dahulu di Starbucks Tunjungan Plaza 4. Truth to be told, Sbux TP 4 ini tempat favorit saya untuk ngopi. Di store ini ada pilihan outdoor, ataupun indoor. Dan meski di Mall, saya tetap dapat menyeruput kopi dengan tenang dan nyaman karena terletak di sisi pinggir Mall. Cocok untuk beristirahat setelah hunting barang mengitari Mall. Oke, balik lagi ke acara.

Di Sbux TP 4 ini para undangan registrasi dan diberi welcoming drink dan snack. Lumayan, deh, ganjel perut. Tidak lama, para undangan sudah lengkap, dan kami pun menuju Hotel Sheraton, karena bis yang mengangkut (((ngangkut))) kami diparkir di sana.

DSC_0003

Perjalanan ke venue cukup lama karena jalan tol padat. Biasa, weekend. Setelah 40 menit di perjalanan, sampai juga kami di Starbucks KM 26. Gedungnya lucu dan “khas” Starbucks banget. Ini merupakan store drivethru pertama di luar Jabodetabek. Sebenarnya sudah dibuka sejak 1 November lalu, namun baru diperkenalkan karena sebelumnya ada proses trial & error terlebih dahulu. Masuk store pun kami disambut oleh para crew. Ramah banget. Serasa penting, deh. #PentingBan #ItuPentil!

DSC_0008
DSC_0010

Di dalam store ini lokasinya enak banget. Banyak foto-foto dan lukisan yang bikin suasana cozy makin kental. Temperatur ruangan pas, tidak terlalu dingin dan tidak sumuk juga. Sejuk! Emang cocok sih temperatur ruangan begini untuk menikmati kopi (bagi saya, yang tidak merokok).

DSC_0012 DSC_0025

DSC_0022

Setelah mencari duduk, kami pun diberi welcoming drink (lagi), namun kali ini Iced Cafe Misto. Enaks! Tak lama pun kami diberi kopi berukuran cup kecil beserta kue. Ternyata kami diajak Coffee Tasting. Hmm, pengalaman pertama, nih. Kopi yang akan ditasting kali ini adalah Sumatra Coffee, dan pasangannya (ciye), Cinnamon Chocolate Marble Cake.

DSC_0028 DSC_0018

Coffee Tasting dipimpin oleh Mas Zendy, District Coffee Master. Coffee Master ini pekerjaannya untuk memperdalam knowledge tentang kopi, dan men-share knowledge tersebut kepada rekan lainnya. Tujuannya agar karyawan mempunyai knowledge yang sama tentang kopi yang akan mereka sajikan. Ternyata dalam Coffee Tasting ini ada 3 tahap, yaitu: Smell (untuk mengetahui aroma kopi), Slurp (mengetahui tingkat kepekatan kopi), dan Locate on the tongue (mengukur tingkat keasaman). Untuk kopi Sumatra, ia memiliki aroma earthy dan fresh, dan tingkat kepekatan yang strong serta tingkat keasaman yang rendah.

DSC_0034

Ada juga yang namanya Pairing, yaitu mengcombine snack dengan kopi, yang memiliki ciri khas sama. Contoh, Kopi Sumatra dan Cinnamon Chocolate Marble Cake. Memang benar, cucok banget, cyin! Jadi cara pairing ini pertama kita gigit dahulu cakenya, kunyah, lalu sruput kopi dan diolah secara bersamaan dalam mulut. Maknyus.

IMG_1322

Setelah proses Coffee Tasting, kami diperkenalkan dengan para crew di Starbucks ini. Mereka memperkenalkan diri satu per satu, serta menyebutkan kopi favorit masing-masing. Ada yang Caramel Machiato, American On The Rock dan Soy Green Coffee Latte.  Saya sih setuju kalo yang Caramel Machiato. Emang nikmat.

Tak lama kemudian, datang lagi pasukan snacks (Iya, pasukan. Sekali dateng rame-rame, euy). Ada Cinnamon Roll, Tuna Cheese Whole With Panini, dan juga Smoked Beef Cheese.

DSC_0043
DSC_0044
DSC_0065

Terakhir, bagian yang paling seru nih, kami diajak untuk merasakan pengalaman Drivethru di Starbucks. Baru kali ini ngerasain drivethru coffeeshop, biasanya sih drivethru fastfood doang. Sama dengan Drivethru biasanya, namun di sini lawan bicara kita saat memesan adalah sebuah kotak hitam, yang mengkomunikasikan kita dengan sang barista. Saat itu saya berempat, dan masing-masing memesan 1 beverage. Setelah memesan kita ke tempat pengambilan pesanan, dan pesanan siap dalam waktu kurang dalam 5 menit. Kalau keadaan ramai dan waktu serving lebih dari 5 menit, kita dipersilahkan untuk parkir dan pesanan akan diantar.

DSC_0050 DSC_0054

Saat disuruh memesan, didasarkan oleh insting mahasiswa, langsung reflek tanya, “Ini gratis, kan?”. Eaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, malu-maluin. Tapi biarin. Bwek. Gratis.  Akhirnya tak menyia-nyiakan kesempatan ini, langsung aja pesan Frappucino Vanilla kesukaan. Yawhoo!

DSC_0064

Terakhir, sambil menikmati Frappuchino Vanilla di meja, kami disuguhi Red Velvet Cake. Mwahahahaha perut udah GENDUT cukup berisi, tapi gapapa deh, makan aja. #guiltypleasure

DSC_0066

Duh, lunas sudah lapar mata dan mulut hari ini. Kenyang. Puas. Untuk kalian yang ingin ke Malang, atau yang rumahnya Sidoarjo, bisa nyoba nih nongkrong di sini dulu. Tempatnya beneran cozy, dan nyaman banget. Wifi juga kenceng, lho. Jangan lupa, pesen cake atau cemilan lainnya untuk menemani kopi yang kamu pesan.

Terima kasih, Starbucks KM 26. It really is a great pleasure to be invited on your opening. Semoga diundang lagi, deh, kalo ada pembukaan Starbucks di mana gitu. Amin.

NB:

Penulis sebenarnya berharap di kasih Starbucks Card, tapi yaudah deh.

NB ini bukan curhat.

Oke, sedikit curhat.

Sincerely,

sig

Iyori Kharisma

Related Posts...

4 Comments

  1. Mau mengadukan pelayanan yg dilakukan oleh Mbak Ira distarbucks rests area km26 tol sidoarjo, sangat mengecewakan. Saya dan suami saya sangat kecewa dg pelayanan pelayanan mbak ira sbg pramuniaga distarbucks. Pilih-pilih customer, meremehkan customer dg tdk memperhatikan permintaan kami yg pada pagi ini tadi ingin take away utk pesanan kami. Tetapi dia melayani dg asal asalan dan tdk seperti biasanya kalau pelayan yg lain melayani kami. Tdk dikasih tas, tatakan utk gelasnya, sedotan tdk dikasih juga. Biasanya kalau take away selalu lengkap dg tas coklat, tatakan gelas, penutup lubang gelas dan sedotan. Sudah kami bilang berulang kali kalau pesanan kami take away (dibungkus). Tetapi mbak ira malah terburu-buru melayani customer lain yg ternyata dia kenal. Nama mbak ira kami ketahui setelah kami bertanya keteman temannya yg jaga pada pagi ini tadi. Kami pelanggan setia starbucks, jadi kami hafal kebiasaan cara pelayanan distarbucks. Mohon untuk ditindaklanjuti supaya pelayanan starbucks direst area km26 lebih baik lagi. Terimakasih

    1. Halo, Mbak Indah. Saya kebetulan jg merupakan customer Sbux yg diundang di acara pembukaan store tersebut, dan tidak ada ikatan apapun dengan Sbux KM 26. But, the good thing is, I could help you by report it to them.

      Terima kasih sudah mampir di blog ini. 😀

Leave a Reply